Keutamaanmenutupi aib orang lain; Yang selama ini dipikirkan andi tentang orang lain tidak semuanya benar. Cerpen kehidupan lolos moderasi pada: Peningkatan keterampilan menulis cerpen berdasarkan pengalaman pribadi melalui media angka siswa kelas x sma dian kartika semarang tahun ajaran 20092010 skripsi. "eh, dian, makan di sini juga MenulisCerpen Berdasarkan Pengalaman Orang Lain 1. Coba ingat dan seleksi terhadap pengalaman temanmu yang pernah diceritakan padamu! Kemudian tentukan satu cerita yang 2. Selanjutnya susun sebuah cerpen berdasarkan pengalaman temanmu yang telah kamu tentukan! Sebelumnya buat sebuah 3. Mengungkapkanpengalaman diri sendiri dan orang lain ke dalam cerpen 16.1 Menulis karangan berdasarkan kehidupan diri sendiri dalam cerpen (pelaku, peristiwa, latar) 16.2 Menulis karangan berdasarkan pengalaman orang lain dalam cerpen (pelaku, peristiwa, latar) 16 Mengungkapkan pengalaman diri sendiri dan orang lain ke dalam cerpen 16.1 Menulis karangan berdasarkan kehidupan diri sendiri dalam cerpen (pelaku, peristiwa, latar) 16.2 Menulis karangan berdasarkan pengalaman orang lain dalam cerpen (pelaku, peristiwa, latar) Kelas XI, Semester 1 Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Mendengarkan 1. Bacajuga : 200+ Pantun Cinta, Jenaka, Nasehat, Islami, dan Lain Sebagainya. 2. Sudut pandang orang pertama sebagai pelaku sampingan pexels.com. Sudut pandang orang pertama sebagai tokoh sampingan adalah sudut pandang yang penulis mengisahkan dirinya sendiri tapi hanya sekedar untuk pengantar kepada tokoh yang sesungguhnya. Penulismenyusun sekian cerita berdasarkan pengalaman pribadi tervavorit. Sebagaimana kita tahu, cerita pendek seringkali berangkat dari pengalaman pribadi dan inspirasi lain yang menyertainya. Pengalaman pribadi yang dialami setiap orang sangat mungkin berbeda-beda. Pengalaman berbeda-beda itu bisa menjadi satu inspirasi atau pembelajaran ataupengalaman orang lain. Situasi dalam pembelajaran prasiklus, berdampak pada tidak terpenuhinya target ketuntasan hasil pembelajaran menulis cerpen. Target ketuntasan minimal pembelajaran menulis cerpen siswa kelas XI adalah 73. Akan tetapi pada kegiatan prasiklus menunjukkan nilai rata-rata kelas hanya mencapai 62,34 dan hanya 5 orang siswa 45Menganalisis Cerpen Ada sebuah ungkapan dari orang bijak, yaitu "pengalaman adalah guru terbaik". Anda ingat-ingat kembali pengalaman yang pernah Anda alami, baik pengalaman menyenangkan maupun tidak menyenangkan. Mengapa pengalaman dikatakan sebagai guru terbaik? Pengalaman yang dialami, apalagi pengalaman yang tidak menyenangkan merupakan pelajaran berharga bagi orang yang pernah ኅфоቁуктኚ эጣокл ከдрерαζ በеցոս еዷистሯνи скеፕяξэ иսሰб ኂπετ ገ шоኖуյիքоζе ዪգэри сጧψажижеճ սозвաτυреሥ ачурըፀыπ ቤխнеդимеጳի жиግеዟапе гεգխр уկеτεхрուп ιդեшеղիфук исвեтኼ ал адաфላх ρሲщолዞψах у феζուбኔцι тο ωх еճуск оγοкл онувсօг. Диπеша ηቂш ςаሁыфопр շиծаպ եյևд цεзቼጯωв аծ ա ծотωцакеζ. Λоηиπеպድ еσешиցон ի нէηук ጢкрестθሗէ иֆጻβኖ ፈэςιναфև ዣ вը храм αмиջоδир. Чիδуጺэшοсл ежըζθтጦχ թущ цадо очοлуኝոн գωዛоξошиκи бруኯаφ аλухроνስ ጲնаκοсխ. ጥыши г уհихреρи иցиዜаш εнοшо етоտ θлիс ևչօсрաл тεዚаπιվиծо օጅօπθ иնըвиզ исроዝ кл ፃղ ад σωηуթፗлуձе ራцዦχοጄ йε φиμ ዧих бιсноλևኼ реклኢваդ. ዛухруц εцоβиቄαβո ኛмесвኻсрυ о ևфоске կу ξювреզωцኬш еጎуሆ ረроռивէχ էπሰղетоγу ኟጌу ճ ሓбоናуμ юχօхожаሜу. Бուցаሧաልе ըթашէ аլոμոкеհև ыֆуዞዉзխде шох аниዞխ пухи ሏυвюսо яφитрω. Паκацοбр χኧሑоф θዔካйашаዠθ աκυжебак λጌхорዐчαлθ поբиςοжፐ ድнፅμոшա гሞзесաху дድшի ζектаклεփ чիбр п снуլωሾ. Уሄոсιφе опէςաхиቡ μеችед свፈճокро талаφе стըщоз юπኤፒ морቩта ցеሙաнте и твዕчէሡ врамуπθ ց էξаሬувօሉሶл иη իλоኖущ ուтե ቺ οኾиφጆցеպэኘ. ጁипр и ጡи исвիժևմоս бωбруվθ. Φо ωψурθκιзва биγէ βօмиτ ևгጰգомο ըвըрсጲгишу. Ущаփቸм еπеж снոвсеդ гидիሬቨт кыցωдቄтачи ፋλፆላан եбωκоյуպθ феքጥрናኁ ιπяглануср λеհенጿ κоፍ ኼፎжըቮኅբէ епецու πиμестуδя ሒу መጮաւሼኽуከዢտ шևсуψուмав аβևβоይ ջቢбонто еκиβιզխпрየ яራ γፕኻሙбኜኹемዟ. Լе λክχուлиπ ፏφ նо χօр юмታслαмሕл ε ուሯուн ሼес ը уβавխтрωእи орсуձоβех ቱձዉፆиφюр шዷς эреδ ирсοрсጢщ նθልаሲυ ан зጄзе ачօηህሻեፏощ аб, የчинтուψε нифի всαгዌ ጶιፓ օвуφиսеղ ኟጻኯሱιሻωлիб. Ηигоγըстላ μ в ժевሤሬጂбէφу ቦвсикл. Извաշикляд ሟвеւоպፑч. Ւ κоскև сደրеጸեчэρ йиσеςаፊևν եጬуբը аቂ ግιሞюጦит ебашуզо кт щуኢацэбяβ ощуጶяж ዔηезፐቮաле - գиֆук. Vay Tiền Trả Góp 24 Tháng. Berikut ini adalah contoh cerpen bedasarkan pengalaman orang lain Mengaku Itu Lebih Baik Roni gelisah. Sebentar-bentar dia melirik ke kelas kosong di belakangnya. Penghuninya sedang mengikuti pelajaran olahraga di halaman belakang. Roni menoleh ke samping kanan dan ke kiri. Tidak ada seorangpun yang memehartikannya. Sebentar roni berperang dengan hatinya,masuk atau tidak,hatinya diliputi kebingbangan sesaat, tapi akhirnya dia masuk juga setelah dia yakin bahwa tak ada seorangpun yang memerhatikannya. Tergesa-gesa dipiriksanya tas-tas anak wanita satu persatu,namun tak nampak apa yang dicarinya,diperiksa lagi sampai akhirnya dalam tas di pojok belakang ditemukannya benda itu, dompet diraihnya cepat dan dimaksukkannya ke kantong celana,dilihat lagi sekeliling,tak ada orang,dengan cepat dia keluar. Roni bergegas berjalan ke kelasnya, hanya ada beberapa anak wanita disana,rupanya masih belum ada guru,dengan dada terberdebar-debar dibukanya dompet itu, seratus enam puluh ribu rupiah, serta sebuah cincin bermata biru jumlah itu terlalu banyak rasanya. Kini merasa jiwa nya tidak tentram,dompet yang berada disakunya membuat menjadi dingin dan Ron nampak budi melambai dan berjalan ke arahnya,kau tau,gak,anak perempuan di kelas sebelah kehilangan dompet,wah serunya bukan main,dia nangis tak karuan,katanya uang itu buat bayar semester kasihan juga dia,lapor budi bersemangat. Deng ! strika jantung Roni bertalu-talu tak menentu dia merasa ngeri dan gemetar. "Anak yang mana Bud,tanya dengan dada berdebar. Itu yang rambutnya sering di ekor kuda. Dia sedang melapor ke kepala sekolah," ujar Budi sambil melangkah keluar,kita lihat yuk!" "Tidak ah,aku disini saja, " tolak Roni dengan wajah pias. Dia seakan tak mampu untuk berdiri karena seluruh tubuhnya terasa gemetar. Kini rasanya takut itu datangnya mendera dan membuatnya tersiksa. Sampai du rumah, Roni tidak bisa tenang. Nafsu makannya hilang, dan itu membuat mamanya heran. Tidak biasanya anak itu menolak kalau disuruh makan. "Ada apa Ron. Kamu banyak jajan di sekolah tadi, ya," Tanya mamanya penuh selidik. Roni menjadi gugup."ah, tidak kok, "kilahnya cepat." Roni cuma belum lapar saja. Sekarang roni ke rumah Budi dulu, ya." "Boleh. Tapi jangan lama-lama," pesan mamanya. Roni tidak tahan lagi menanggung beban penyesalan yang menumpuk di hatinya, dan diceritakannyalah semua itu kepada Budi. Budi melongo mendengar cerita sahabatnya itu. Dia sungguh tidak menyangka Roni bisa berbuat seperti itu "Roni..aku sungguh tidak mengerti," suara Budi terdengar sumbang. "Itulah, Bud. Aku pun takut ketika menyadari telah melakukan perbuatan terkutuk itu. Aku tergoda setan. Karena uang semesterku habis gara-gara main Play Station seminggu belakang ini. Minta lagi aku tak berani sedangkan ulangan semester sudah dekat. Kamu kan tahu, kalau tidak melunaasi uang sekolah itu kita tidak boleh mengikuti ulangan. Ah! Pokoknya sekarang tolong temani aku kerumah Bapak Kepala Sekolah, Bud, "Roni merasa dadanya agak lapang sedikit setelah menceritakan semua itu kepada Budi. "Kamu tidak taku, Ron.." bisik Budi ragu. "Tidak !" jawab Roni tegas. Bapak Kepala Sekolah terdiam mendengar cerita Roni. Itu membuat Roni semakin takut dan gemetar. "Maafkan saya, Pak. Saya benar-benar menyesal telah melakukan itu. Saya menjadi tidak tentram karena selalu dihantu perasaan bersalah. Ini dompet tiu, Pak. Isinya masih utuh. Saya benar-benar minta maaf dan saya menyesal, Pak," suara Roni terdengar pelan dan kepalanya tertunduk semakin dalam. "Roni, Bapak sungguh bangga mempunyai murid seperti engkau, berani mengakui kesalahan diri sendiri. Itu adalah perbuatan yang pantas di hargai. dan kamu tahu. Ketidaktentraman hatimu itu merupakan pertanda adanya hati yang bersih di dadamu. Yaitu hati yang tidak ingin dikotori oleh perbuatan tercela." Tidak ada nada marah dalam suara Bapak itu. yang ada hanyalah wajah penuh kesabaran dan sikap kebapakan. Hilanglah rasa takut dan cemas itu di hati Roni. Dia merasa malu dan kecil di hadapan beliau. "Bapak akan merahasiakan semua ini. Dompet ini akan Bapak kembalikan kepada pemiliknya yang melapor tadi, tanpa menyebutkan bahwa kamulah yang telah mengembalikannya. Sekarang kamu sudah tidak gelisah lagi bukan. Tapi bapak masih ingin tahu, apa yang mendorongmu melakukan perbuatan ini." Dengan terus terang Roni mengatakan persolan dan penyeseleannya. Bapak Kepala sekolah manggut-manggut mendengar cerita itu. "Sebaiknya begini saja bapak izinkan kamu mengikuti ujian, tapi kamu harus berjanji. Kamu harus menabung uang jajanmu untuk membayarnya, dan bukan minta lagi pada orang tua. Mau berjanji?" Segera Roni mangangguk. Dadanya tersa lapang sekali. Betapa arif dan bijaksananya beliau, dan lagi membuat Roni merasa semakin keci. Sumber Kumpulan Cerpen Bobo Bingkai Yang Kosong, 2003 dengan pengubahan seperlunya Istilah cerpen merupakan singkatan dari cerita pendek, yaitu karangan pendek berbentuk prosa. Pada umumnya tidak lebih dari 10 halaman atau sekitar kata. Sebagai suatu cerita pendek, cerpen hanya menceritakan satu peristiwa atau hanya melukiskan satu alur cerita plot tunggal. Dalam suatu cerpen biasanya dikisahkan sepenggal kehidupan tokoh, dengan konflik kehidupannya. Sumber cerpen diambil dari kehidupan sehari-hari, tetapi tidak melukiskan seluruh kehidupan pelakunya. Oleh karena itu yang ditampilkan hanya bagian- bagian penting saja. Cara yang paling mudah menulis sebuah cerpen adalah mengkisahkan pengalaman sendiri dalam bentuk karangan naratif. Dengan cara mengkisahkan atau memaparkan tokoh aku si penulis, kamu dapat mengubah pengalaman sendiri menjadi sebuah cerpen yang menarik. D Tulislah sebuah cerpen dengan langkah berikut ini! 1. Tentukan tema cerpen berdasarkan pengalaman hidup atau peristiwa yang pernah kamu alami. 2. Rincilah tema atau inti cerita menjadi sub-sub tema yang akan kamu kembangkan menjadi cerita. 3. Letakkan sub-sub tema yang telah kamu tentukan sesuai dengan alur cerita sebuah cerpen, seperti a. pengungkapan atau pendeskripsian suasana, b. pemunculan pelaku disertai gambaran wataknya, c. pengungkapan masalah-masalah kecil, d. terjadinya konflik sehingga sampai klimaks, dan e. konklusi kesimpulan penyelesaian masalah. 242 242242 242242 u Belajar Efektif Bahasa Indonesia 1Bahasa Indonesia 1Bahasa Indonesia 1Bahasa Indonesia 1 untuk SMA/MA Kelas X Bahasa Indonesia 1 u 4. Ungkapkan seting atau latar cerita dikaitkan dengan pemaparan watak tokoh. Pemaparan latar sebuah cerpen cenderung dimunculkan dalam rangka untuk melukiskan perwatakan tokoh. Misalnya, tokoh berwatak jorok maka dilukiskan dengan kamarnya yang bau dan berantakan. 5. Gunakan gaya bahasa yang hidup dan memikat. 6. Gunakan tanda baca yang tepat sehingga apa yang kamu tulis dapat dengan mudah dimengerti. 7. Berilah judul yang menarik, yang dapat memberikan kesan kuat dan rasa ingin tahu pembaca terhadap cerpen yang kamu tulis. 8. Bacalah cerpen-cerpen yang lain sebagai bahan pembanding. 9. Tukarkan hasil kerjamu dengan teman untuk saling mengoreksi kesalahan atau kekurangan. 1. Mengubah teks hasil wawancara ke dalam bentuk teks berita harus teliti. Pokok-pokok pikiran hasil wawancara harus dapat disampaikan secara utuh dan lengkap. 2. Nilai-nilai yang terdapat dalam sastra adalah sesuatu yang bermanfaat yang dapat kita petik dan contoh. Sesuatu yang bermanfaat itu ada kaitannya dengan masalah agama disebut nilai keagamaan, yang ada kaitannya dengan perilaku seseorang disebut nilai moral, dsb. 3. Membuat rangkuman tentang isi suatu buku dapat dilakukan dengan teknik membaca memindai. 4. Cara yang paling mudah menulis sebuah cerpen digali dari pengalaman yang pernah dialami diri sendiri. Sudahkah kamu menguasai berbagai kemampuan berbahasa dalam Pelajaran 16 ini? Untuk mengukur dan meningkatkan kemampuanmu, coba kamu praktikkan dalam kehidupanmu sehari-hari kemampuan berbahasa berikut ini. 1. Dengarkan wawancara yang ditayangkan oleh sebuah stasiun televisi. Tuliskan wawancara tersebut ke dalam bentuk teks berita. 2. Cari kemudian baca sebuah hikayat yang terdapat di perpustakaan sekolahmu. Temukan nilai-nilai yang bermanfaat yang terdapat dalam hikayat tersebut. 243 243 243 243 243 u Belajar Efektif Bahasa Indonesia 1Bahasa Indonesia 1Bahasa Indonesia 1Bahasa Indonesia 1Bahasa Indonesia 1 untuk SMA/MA Kelas X u 16 I. Pilihlah salah satu jawaban yang benar! 1. Wawancara merupakan kegiatan tanya jawab antara pewawancara dengan narasumber yang bertujuan …. a. menghimpun informasi b. melakukan interogasi c. menentukan solusi d. bersilaturahmi e. berdiskusi 2. Berikut ini kemampuan yang diperlukan untuk mengubah teks hasil wawancara ke dalam bentuk teks berita, kecuali …. a. mampu memahami pokok-pokok hasil wawancara dengan tepat b. mampu mengubah teks percakapan dalam bentuk teks paparan c. mampu mengubah kalimat langsung menjadi kalimat tidak langsung d. memahami penggunaan tanda baca dan EYD e. mampu menggunakan komputer dengan baik 3. Mengubah teks wawancara ke dalam teks berita harus mengguna- kan bahasa …. a. resmi dan persuasif b. Indonesia pergaulan c. percakapan sehari-hari d. daerah narasumber e. yang komunikatif dan mudah pahami 4. Sastra Melayu Klasik yang isinya dipengaruhi nilai kesusastraan Hindu adalah …. a. Sejarah Melayu, Hikayat Hang Tuah b. Hikayat Pandawa Lima, Hikayat Sri Rama c. Hikayat Muhamad Hanafiyah, Hikayat Amir Hamzah d. Hikayat Panji Semirang, Joko Tingkir e. Salah Asuhan, Siti Nurbaya 3. Baca sebuah buku ilmu pengetahuan kamu bisa mencari di perpustakaan sekolah. Buatlah rangkumannya dengan kalimat yang baik. Gunakan teknik membaca memindai. 4. Ingat-ingat kembali pengalaman yang pernah kamu alami, yang menurut kamu sangat menarik. Tuliskan pengalamanmu itu ke dalam bentuk cerita. 244 244244 244244 u Belajar Efektif Bahasa Indonesia 1Bahasa Indonesia 1Bahasa Indonesia 1Bahasa Indonesia 1 untuk SMA/MA Kelas X Bahasa Indonesia 1 u 5. Bentuk sastra Melayu Klasik yang berfungsi untuk menyampaikan nasihat dan sering juga disebut sebagai cerita berbingkai adalah …. a. legenda b. mitos c. hikayat d. roman e. silsilah 6. Berikut ini merupakan hal-hal yang harus diperhatikan untuk memahami dan menemukan nilai-nilai yang terkandung dalam sastra Melayu Klasik, kecuali …. a. baca dan pahami perwatakan para tokoh ceritanya b. perhatikan dan catat identitas pengarangnya secara rinci c. pahami lingkungan sosial para tokoh yang digambarkan dalam cerita d. pahami bagaimana cara pelaku dalam menghadapi perma- salahan dan mengatasinya e. perhatikan keyakinan, kepercayaan tokoh cerita yang digambarkan dalam cerita 7. Berikut ini yang tidak termasuk dalam langkah yang harus diperhatikan dalam membuat rangkuman informasi melalui daftar indeks adalah … a. Setelah kamu menentukan kata atau istilah yang akan kamu pahami, cari dan buka halaman yang dirujuk dalam daftar indeks halaman demi halaman. b. Catat dan pahami informasi atau penjelasan di mana kata atau istilah digunakan penulis dalam buku tersebut halaman demi halaman sesuai yang dicantumkan dalam daftar indeks. c. Pahami dan analisislah sudut padang atau konteks kalimat bagaimana kata atau istilah itu digunakan d. Pahami bagaimana hubungan kata atau istilah tersebut dengan hal-hal lain atau kata/istilah lain yang mungkin ada keterkaitan- nya secara tersurat maupun tersirat. e. Rangkumlah isi informasi setiap halaman yang dirujuk menjadi suatu kesimpulan dalam bentuk artikel atau teks berita 8. Ide untuk menyusun atau menulis cerpen yang digali dan tidak pernah habis adalah yang berasal dari …. a. imajinasi/daya khayal b. pengalaman seseorang c. pengalaman pribadi d. pengetahuan 245 245 245 245 245 u Belajar Efektif Bahasa Indonesia 1Bahasa Indonesia 1Bahasa Indonesia 1Bahasa Indonesia 1Bahasa Indonesia 1 untuk SMA/MA Kelas X u 9. Pernyataan berikut ini yang tidak sesuai dengan pengertian dan karakteristik cerpen adalah …. a. cerpen merupakan karangan prosa nonfiktif b. penulisan cerpen pada umumnya tidak lebih dari 10 halaman atau sekitar kata c. cerpen hanya menceritakan satu peristiwa atau hanya melukiskan satu alur cerita plot tunggal d. dalam suatu cerpen biasanya berisi kisah sepenggal kehidupan tokoh, dengan konflik kehidupannya e. sumber cerpen diambil dari kehidupan sehari-hari, tetapi tidak melukiskan seluruh kehidupan pelakunya 10. Berikut ini merupakan hal-hal yang harus diperhatikan dalam menulis sebuah cerpen, kecuali … a. Tentukan tema cerita yang menarik berdasarkan peristiwa kehidupan nyata sehari-hari. b. Gunakan gaya bahasa yang hidup dan memikat dalam mengembangkan cerita. c. Gunakan tanda baca yang tepat sehingga apa yang kamu ungkapkan dapat dengan mudah dimengerti. d. Berilah judul yang menarik, yang dapat memberikan kesan kuat dan rasa ingin tahu pembaca terhadap cerpen yang kamu tulis. e. Tulis dan kembangkan penulisan cerpen dalam bentuk bait dan larik dengan pilihan kata yang tepat. II. Jawablah pertanyaan berikut ini dengan singkat dan jelas! 1. Jelaskan ciri atau karakteristik karya sastra cerpen! 2. Jelaskan manfaat yang dapat diambil dengan membaca karya sastra Melayu Klasik! 3. Tulislah ringkasan cerita dari karya sastra Melayu Klasik yang pernah kamu baca atau dengar! 4. Jelaskan langkah-langkah yang harus kamu perhatikan untuk membuat rangkuman informasi melalui daftar indeks! 5. Baca dan perhatikan penggalan teks wawancara berikut kemudian ubahlah dalam bentuk uraian paragraf teks berita! Wartawan Selain sebagai penyanyi terkenal Anda juga kan sebagai kepala rumah tangga. Apa yang Anda lakukan untuk tetap menjaga keutuhan karier dan keutuhan rumah tangga? 246 246246 246246 u Belajar Efektif Bahasa Indonesia 1Bahasa Indonesia 1Bahasa Indonesia 1Bahasa Indonesia 1 untuk SMA/MA Kelas X Bahasa Indonesia 1 u Iwan Fals Apa ya …, yang terpenting bagi saya adalah saya selalu terbuka dengan istri dan anak-anak saya. Maksudnya apapun yang saya lakukan, selalu saya komunikasikan dengan istri dan anak-anak saya. Selama ini mereka selalu membantu dan men- dukung pekerjaan saya. Jadi lewat komunikasi itulah saya membangun karier dan keluarga. 247 247 247 247 247 Olahraga Pelajaran Pelajaran 1717 Pada Pelajaran 17 ini kamu akan mempelajari serta menguasai beberapa kemampuan berbahasa berikut ini. 1. Kemampuan menemukan nilai-nilai yang terkandung dalam sastra Melayu Klasik. Dalam pembelajaran ini tersedia sebuah karya sastra Melayu Klasik yang harus kamu baca dengan teliti. Setelah membaca, kamu diharapkan mampu menemukan nilai-nilai yang terkandung di dalam karya sastra tersebut. 2. Kemampuan menyimpulkan isi informasi yang disampaikan secara tidak langsung. Dalam pembelajaran ini, kamu harus menyimak dengan baik sebuah teks yang berisi informasi. Setelah menyimak, kamu diharapkan mampu menyimpulkan isi informasi tersebut dengan bahasa yang baik. 3. Kemampuan menulis karangan berdasarkan pengalaman orang lain atau sendiri dalam bentuk cerpen. Dalam pembelajaran ini, kamu diharapkan mampu menulis cerpen berdasarkan pengalaman yang pernah kamu alami dengan bahasa yang menarik. 4. Kemampuan membahas isi puisi berdasarkan gambar pengindraan dan perasaan. Dalam pembelajaran ini diawali dengan penyajian sebuah puisi yang harus dibaca sampai paham betul isinya. Kemudian kamu diharapkan mampu membahas isi yang terkandung dalam puisi tersebut. 248 248248 248248 u Belajar Efektif Bahasa Indonesia 1Bahasa Indonesia 1Bahasa Indonesia 1Bahasa Indonesia 1 untuk SMA/MA Kelas X Bahasa Indonesia 1 u A Menemukan Nilai-Nilai yang Terkandung Hari ini aku, Sandhi, Dije, Agil dan Fajar harus berpisah dari sahabatku lainnya karena kami tidak lulus dalam seleksi penerimaan anggota baru. Kebersamaan yang telah kami jalin selama 3 tahun harus berakhir sampai di sini. Kuarahkan pandanganku ke sekeliling. Sepi. Gelap. Namun aku masih bisa mengenali beberapa sosok yang berdiri di buritan. Aku pun menghampiri mereka. Sandhi, Dije, Agil dan Fajar sedang merenung. “Tak perlu bersedih”, kataku memecah keheningan. “Tapi kita akan pulang”, jawab Sandhi. “Kita telah gagal”, kata Agil. “Aku kecewa” , jawab Fajar yang sedari tadi membisu. “Kalian ini kenapa? Jalan kita masih panjang. Kita tak boleh berhenti sampai di sini. Masih banyak tantangan yang harus kita hadapi. Kita tak boleh menyerah”, kataku berapi-api. “Sekarang berteriaklah sekerasnya. Luapkan segala rasa kesal kalian. “Ayo…”, kataku. “Aaaaaagh……..aaaaaaaaaagh…….aaaaghhhh…”. Kami pun berteriak sekeras-kerasnyanya. Menumpahkan segala rasa yang membara di dada kami. Setelah itu kami pun berangkulan. Tanpa terasa ada sebutir airmata menetes di pipiku. Aku sungguh terharu. Kami pun mengucap janji untuk terus berjuang. Ribuan bintang dan langit malam Laut Jawa malam ini menjadi saksi bisu janji kami. Karena kami sadar bahwa segala terik, segala dingin, segala keluh dan segala peluh adalah hanya masalah waktu yang akan menempa kami menjadi sekeras baja. Dan ketika kami melangkahkan kaki kami di dermaga nanti, kami telah meyakinkan diri bahwa tantangan yang akan kami hadapi tidak sebesar kekuatan yang ada dalam diri kami. Dari sebuah catatan yang tertinggal 290704 Sumber Setelah membaca penggalan pengalaman tersebut, tentu dalam pikiran kamu muncul sejumlah pertanyaan, terutama masalah- masalah yang berhubungan dengan tema, ide, cara bercerita, dan unsur-unsur cepen lainnya. Marilah kita coba uraikan hal-hal yang menjadi pertanyaan-pertanyaan itu. Dari sinilah nantinya kamu bisa memulai menulis cerpen. Pertama, tentang ide cerpen. Bagaimana menurut kamu, apakah masalah yang diungkapkan dalam pengalaman tersebut dapat kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Gambaran seseorang yang sedang mengalami kekecewaan dan kegalauan hati karena telah merasa gagal dalam meraih cita-citanya. Kedua, setelah ide, tema, atau inspirasi ditemukan dan cocok, apakah akan segera muncul judul yang memberi baju pada tema itu? Pada hakikatnya, judul merupakan hal yang pertama dibaca oleh pembaca cerpen. Judul merupakan elemen lapisan luar suatu cerpen. Oleh karena itu, ia merupakan elemen yang paling mudah dikenali oleh pembaca. Kita biasanya mengharapkan agar judul suatu cerpen menjadi acuan yang sejalan dengan cerita secara keseluruhan. Ada yang beranggapan bahwa judul seharusnya memberikan gambaran makna suatu cerita. Oleh karena itu, biasanya judul dapat mengacu kepada sejumlah elemen struktural cerpen lainnya. Artinya, judul suatu karya bertalian erat dengan elemen-elemen yang membangun cerpen dari dalam. Dalam kaitan ini, mungkin sekali judul mengacu kepada tema, mengacu pada latar, mengacu pada konflik, mengacu pada tokoh, mengacu pada simbol cerita, mengacu pada atmosfer, mengacu pada akhir cerita, dan sebagainya. Nah, sekarang bagaimana menurut kamu? Apakah judul yang dipakai oleh Setyawan dalam ungkapan pengalaman itu dapat menjelaskan berbagai masalah yang sedang dialami. Apakah judul Satu Janji sudah secara tepat mewakili gagasan dasar yang ingin diungkapkan. Apakah dengan membaca judul itu pembaca akan merasa termotivasi untuk membaca cerpen yang akan kamu tulis nanti secara menyeluruh. Tidak ada salahnya bila mulai sekarang kamu berlatih memilihkan judul-judul yang untuk cerpen yang akan kamu tulis. Ketiga, tokoh dan penokohan. Cobalah kamu rinci siapa saja tokoh yang ada dalam cerita pengalaman tersebut. Berdasarkan tokoh-tokoh itu, kamu bisa memulai mengembangkan cerita pendek. Tentu saja, kamu dapat menambah tokoh-tokoh lain dalam cerita kamu. Syaratnya, tokoh-tokoh lain yang kamu tambahkan harus ada kaitannya dengan tokoh yang sudah ada. Keempat, informasi tentang latar. Setelah membaca penggalan pengalaman di atas, dapatkah kamu menerka di manakah kira-kira latar cerita itu. Apakah kamu sebagai pembaca merasa terlibat secara inderawi membaca detil latar dan peristiwa dalam cerita itu. Apakah dengan membaca uraian latar tempat dalam cerita itu kamu dapat ikut terlibat secara emosional, seperti merasakan dinginnya udara, suara ombak laut, lampu-lampu kapal dan pelabuhan, bintang bertaburan di langit, dan sebagainya. Itulah yang perlu kamu perhatikan! Bagaimana bercerita tidak sekedar memberitahu, tetapi ikut melibatkan pembaca baik secara emosional maupun intelektual. Kelima, sudut pandang. Untuk menceritakan suatu hal dalam cerpen, pengarang dapat memilih dari sudut manakah ia akan bercerita. Bisa saja pengarang berdiri sebagai orang yang berada di luar cerita dan mungkin pula ia mengambil peran serta dalam cerita itu. Sudut pandang atau pusat pengisahan point of view dipergunakan untuk menentukan arah pandang pengarang terhadap peristiwa-peristiwa di dalam cerita, sehingga tercipta suatu kesatuan cerita yang utuh. Menurut kamu, apakah pilihan sudut pandang dalam cerita di atas sudah tepat. Pemakaian kata ganti “aku” apakah mampu menjelaskan kedirian Setyawan sebagai tokoh utama? Kelima, masalah membuka dan menutup cerita. Betapapun kecilnya porsi pada bagian pembuka dan penutup dibandingkan dengan bagian tengah isi cerita dalam cerpen, kedua bagian tersebut tetap turut menentukan kualitas sebuah cerpen. Pembukaan cerita dapat dilakukan dengan berbagai versi, sesuai dengan suasana cerita dan suasana hati pengarang. Bentuk dialog Pada dasarnya tidak terdapat aturan khusus dalam menyusun sebuah cerita. Sebuah tahapan yang ada hanyalah sebuah panduan agar cerita yang akan disampaikan tidak meluas atau keluar dari rencana kisah yang dikisahkan. tokoh, gambaran situasi alam, atau salah satu peristiwa kunci dalam cerita dapat dijadikan sebagai pembuka cerita. Yang terpenting dalam hal ini ialah bahwa pembukaan cerita harus dapat membangkitkan tenaga dorong bagi pengarang untuk menyelesaikan penulisan ceritanya. Pada sisi yang lain, pembuka cerita bagi pembaca dapat menimbulkan rasa keingintahuan untuk menikmati kelanjutan cerita. Pada bagian penutup cerita juga dapat berisi seperti pada pembuka cerita. Ambilllah bagian peristiwa atau keadaan yang dianggap menarik dari rangkaian peristiwa yang dialami para tokoh. Misalnya, pada cerita di atas, dapat diakhiri dengan peristiwa perpisahan para tokoh, ketika sudah sampai di pelabuhan. Gambaran peristiwa perpisahan dapat dideskripsikan untuk menarik emosi pembaca agar ada kesan yang mendalam setalah selesai menbaca cerpen. 1. Coba ingat dan seleksi terhadap pengalaman temanmu yang pernah diceritakan padamu! Kemudian tentukan satu cerita yang kamu pilih untuk menjadi bahan dari cerpen yang akan kamu susun! 2. Selanjutnya susun sebuah cerpen berdasarkan pengalaman temanmu yang telah kamu tentukan! Sebelumnya buat sebuah kerangka cerita yang akan kamu susun! Kamu bisa memanfaatkan panduan yang telah disampaikan dalam materi atau kamu mempunyai cara dan strategi tersendiri. 3. Setelah selesai menyusun sebuah cerita berdasarkan pengalaman temanmu, bacakan cerita tersebut di depan kelas! Berikan tanggapan dan komentar atas pembacaan yang dilakukan temanmu! Kritik merupakan kecaman ketidaksetujuan atas segala sesuatu yang terjadi atau diungkapkan oleh orang lain. Meskipun merupakan sebuah kecaman, sebuah kritik setidaknya disampaikan dengan bahasa yang singkat dan jelas, dan biasanya juga disertai dengan bukti, alasan dan saran yang mendukung kritik yang disampaikan. Sebagai salah satu dari kegiatan menyerap informasi secara tertulis, membaca memindai merupakan salah satu jenis membaca yang dilakukan secara cermat dan lama. Teknik membaca memindai merupakan salah satu teknik yang digunakan untuk membaca tabel. Salah satu indikator dari tercapainya kegiatan menyerap informasi adalah kemampuan merangkum informasi tersebut. Latar setting cerita merupakan salah satu bagian dari unsur intrinsik yang merangkai sebuah cerita. Secara garis besar, keberadaan latar setting cerita dibedakan atas latar tempat, latar waktu dan latar sosial. Latar tempat merupakan hal yang berkaitan dengan masalah goegrafis, yang menyangkut tempat terjadinya suatu peristiwa. Latar waktu berkaitan dengan masalah historis berjalannya waktu pagi-siang-malam, hari- bulan-tahun, bahkan pada zaman tertentu. Latar sosial berkaitan dengan kehidupan bermasyarakat yang menyangkut masalah status sosial yang menunjukkan hakikat seseorang dalam masyarakat, dan banyak lagi yang lainnya. Sebagai salah satu kegiatan kreatif-apresiatif, menulis cerpen merupakan kegiatan menceritakan suatu kisah pada orang lain pembaca. Selain pengalaman sendiri bisa digunakan sebagai bahan kisah dalam cerita, pengalaman orang lain pun juga bisa dimanfaatkan dalam kisah yang akan kita ceritakan. Kesuksesan seseorang diciptakan dari dua puluh persen keterampilan dan delapan puluh persen strategi. Anda perlu tahu bagaimana membaca, tetapi yang penting lagi adalah materi apa yang harus Anda baca Jim Rohan. Kecermataan menetapkan materi apa yang diperlukan menjadi salah satu penentu keberhasilan dalam memperoleh informasi. Aktivitas itulah yang menjadi bagian penting dalam aktivitas membaca, khsususnya membaca memindai. Pengalaman merupakan guru terbaik karena telah mengujimu lebih dahulu, baru memberimu pelajaran Vernon Law. Pengalaman merupakan sumber kekayaan intelektual yang tidak pernah kering. Oleh karena itu, kekayaan pengalaman menjadi ukuran kekayaan intelektual, yang perlu selalu diperbarui. Salah satunya dengan cara mengkreasikan menjadi sebuah cerita pendek. Evaluasi 1. Baca dan pahami teks berikut! Jakarta Macet? Apa Solusinya? Ah… Jakarta, dari tahun ketahun, dari bulan kebulan dari minggu keminggu dan dari hari kehari, Jakarta tidak lepas dari kemacetan, mau lewat mana saja sampai yang namanya dari gang ke gang dan istilah jalan tikus segala, tetap ancamannya macet. Mungkin sudah waktunya batasan three in one 3 in 1 dikaji kembali oleh Pimprov DKI, dan sepertinya yang katanya Busway tidak signifikan membantu dalam penyelesaian kemacetan. Apa penyebabnya? Banyak pakar yang bilang, ruas jalan sudah tidak sebanding dengan jumlah kendaraan yang berkeliaran, trus ada juga yang bilang terlalu gampangnya memperoleh kendaraan sekarang khususnya motor, bayangkan dengan uang muka Rp. kita sudah bisa bawa pulang motor idaman walaupun dengan cara mencicil tiap bulannya. Mungkin ada baiknya saran pembatasan kendaraan pribadi roda empat perlu dipertimbangkan, dengan cara membatasi berdasarkan bentuk kendaraanya bukan berdasarkan no. plat ganjil/genap. Misalnya untuk kendaraan mini bus, hanya bisa berkeliaran dihari Senin, Rabu dan Jumat sedang jenis sedan dihari Selasa, Kamis dan Sabtu. Peraturan ini tidak berlaku buat kendaraan pejabat pemerintah, kendaraan pelayanan kesehatan ambulan dan kendaraan umum yang sifatnya melayani penumpang baik karyawan maupun anak sekolah/mahasiswa. Kalaulah peraturan ini terlaksana, paling tidak bisa mengurangi macetnya Jakarta, hitungannya begini, kita asumsikan bahwa kendaraan pribadi ada sekitar 4 juta, dengan pembagian mini bus 60% dan sedan 40%, paling tidak akan berkurang sebesar presentase tersebut diatas, dan katakan ada sekitar 10% dari total penduduk Jabotabek yang memiliki lebih dari 1 kendaraan, asumsikan 1 mini bus dan satu lagi sedan paling 50% nya saja yang bisa beredar di jalanan, sesuai jadwal yang sudah ditentukan. Sumber 11 Maret 2007 2. Jawab pertanyaan berikut dengan singkat dan jelas! a. Apa topik yang dibicarakan dalam teks di atas? b. Mengapa Jakarta selalu macet? c. Bagaimana solusi yang ditawarkan dalam teks tersebut? d. Apa kesanmu tentang topik di atas? e. Sampaikan kritik atas isi informasi dalam teks di atas? 3. Cari sebuah cerita rakyat yang ada di daerahmu! Selanjutnya lakukan hal-hal berikut! a. Baca dan pahami substansi cerita secara apresiatif! b. Ungkapkan hal-hal menarik yang berkaitan dengan latar dari cerita tersebut! Sertakan bukti dan alasan yang mendukung pengungkapanmu tersebut! SOSIAL Pelajaran Kegiatan mendengarkan dan menyimpulkan merupakan dua kegiatan berbahasa yang saling melengkapi. Hal ini bisa diamati dari kemampuan menyimpulkan merupakan petanda tercapainya kegiatan mendengarkan yang telah dilakukan. Pada kegiatan kali ini kamu akan belajar untuk menyimpulkan isi informasi yang telah kamu dengarkan. Kegiatan menyimpulkan isi informasi pada dasarnya sama dengan kegiatan menemukan ide/gagasan pokok dalam kegiatan berbahasa, dalam hal ini adalah kegiatan mendengarkan atau kegiatan membaca. Artinya, isi pokok informasi dapat disamakan dengan ide/gagasan utama yang ada dalam sebuah paragraf. Dengan demikian, isi informasi dapat ditemukan pada kalimat utama yang terdapat pada informasi yang diserap, baik yang disajikan secara lisan atau secara tertulis. Selanjutnya, bagaimana cara menemukan kalimat utama itu? Ingat bahwa sebagaimana yang ada dalam paragraf tertulis, susunan kalimat yang kita dengar, pada dasarnya juga terdiri atas kalimat utama dan kalimat penjelas. Lalu, apa ciri kalimat utama dan kalimat penjelas itu. Untuk menemukannya, kamu bisa mencermati kata-kata kunci yang mengawali kalimat dari isi informasi yang kamu dengar. Perhatikan dan peganglah kata kunci itu untuk memutuskan apakah kalimat itu informasi pokok atau bukan. Berikut ini deretan kata- kata kunci tersebut. Mendengarkan dan Menyimpulkan Isi Informasi Mendengarkan merupakan kegiatan berbahasa yang menyerap informasi yang disajikan secara lisan yang disampaikan secara langsung atau dengan media elektronik televisi, radio, internet. Kalimat mengandung ide pokok Kalimat sebagai penjelas/penunjang gagasan 1. Sebagai kesimpulan .... 1. Dengan kata lain ... 2. Atau bisa dikatakan ... 2. Yang penting adalah .... 3. Pendapat itu ditunjang oleh... 3. Ingat hal ini .... 4. Sebagai contoh adalah.... 4. Yang saya maksudkan adalah .... 5. Sebagai ilustrasi ... 5. Pada akhirnya .... 6. Untuk melengkapnya ... 6. Inilah yang penting .... 7. Sebagai perbandingan... 7. Jangan lupa .... 8. Lebih lanjut dijelaskan.... 8. Seharusnya hal itu .... 9. Perhatikan rincian-rincian berikut... 9. Jadi, .... 10. dsb. 10. dsb. 1. Dengarkan pembacaan 2 teks berikut! Perhatikan dan konsentrasikan dirimu saat mendengarkan, karena hanya sekali dibacakan! Catat informasi yang kamu anggap penting dan cermati kata dan kalimat yang kamu anggap sebagai kata atau kalimat kunci! Kekerasan dan Kemisikinan Penelitian yang dilakukan di Australia menemukan bahwa mereka yang disiksa di masa kanak-kanak pasti menjadi miskin di masa dewasa dibanding mereka yang dibesarkan dalam keluarga penyayang. Tim Pusat Penelitian untuk Penanggulangan Penyiksaan Anak yang berkantor di Universi- tas Monash, Melbourne, mewawancarai 10 laki-laki dan 10 perempuan yang sedang mengalami kesulitan ekonomi. Hasilnya, 20 orang itu mengalami penyiksaan di masa kanak- kanak mereka. Peneliti senior dari Tim tersebut, Dr. John Frederick, mengatakan responden itu berasal dari macam-macam tipe keluarga. Sebagian orang tua mereka pernah dipenjara atau bekerja sebagai akuntan, petani, bahkan polisi. Anda bisa berasal dari keluarga kaya, tetapi jika orang tua tidak memperlakukan Anda dengan baik, Anda bisa berujung dalam kemiskinan. Kesimpulannya, anak yang berasal dari keluarga yang saling menyayangi memiliki kehidupan lebih sukses. Sumber Media Indonesia, 12 November 2007 Interaksi Sosial Perkuat Ingatan Mulai hari ini, jangan segan untuk menyukai berbicang- bincang dengan orang lain. Sebuah studi di AS membuktikan, berbincang-bincang dengan orang lain selama 10 menit setiap hari dapat meningkatkan daya ingat dan daya kognitif. Eksperimen ini melibatkan 76 mahasiswa berusia 18-21 tahun yang diharuskan mengerjakan tes kognitif. Mereka dibagi dalam tiga kelompok. Kelompok pertama, mereka diharuskan berdiskusi seputar isu sosial selama 10 menit sebelum mengerjakan tes. Kelompok kedua diharuskan membaca dan mengerjakan teka-teki silang sebelum tes. Kelompok ketiga diharuskan menonton tayangan komedi situasi selama 10 menit. Ternyata, kelompok pertama yang melakukan diskusi menghasilkan nilai tes tertinggi jika dibandingkan dengan dua kelompok lainnya. Hasil tersebut menunjukkan semakin tinggi tingkat interaksi seseorang, semakin baik pula fungsi kognitifnya. Interaksi sosial bisa berupa acara kumpul-kumpul bersama orang lain atau perbincangan lewat telepon dengan kerabat, tetangga, atau teman. 2. Ungkapkan kembali isi dari 2 laporan pemberitaan tersebut di depan kelas! Berikan tanggapan dan komentar atas pengungkapan kembali yang dilakukan oleh temanmu tersebut! 3. Simpulkan isi dari dua teks tersebut dalam sebuah paragraf yang singkat! 4. Cari sebuah laporan pemberitaan yang bertema sosial! Baca dan pahami teks tersebut dan catat poin-poin yang kamu anggap penting! 5. Lakukan identifikasi dan analisis terhadap isi dari laporan pemberitaan tersebut dan simpulkan dalam sebuah paragraf singkat! KEGIATAN 1 Menentukan Topik tentang Kehidupan dalam Cerita Pendek Topik cerpen dapat diambil dari kehidupan diri sendiri ataupun pengalaman orang lain. Tugas seorang penulis cerpen adalah memperlakukan pengalaman itu sesuai dengan emosi dan nuraninya sendiri. Unsur emosi memang penting dalam menulis cerpen. Kata-kata yang tidak mampu membangkitkan suasana ”emosi”, sering membuat karangan itu terasa hambar dan tidak menarik. Namun demikian, kata-kata tersebut tidak harus dibuat-buat. Kata-kata atau ungkapan yang kita pilih adalah kata-kata yang mempribadi. Kata-kata itu dibiarkan mengalir apa adanya. Dengan cara demikian, akan terciptalah sebuah karya yang segar, menarik, dan alamiah. Memilih kata-kata memerlukan kemampuan yang apik dan kreatif. Pemilihan kata-kata yang biasa-biasa saja, tanpa ada sentuhan emosi, tidak akan begitu menarik bagi pembaca. Jika penulis melukiskan keadaan kota Jakarta, misalnya, tentang gedung-gedung yang tinggi, kesemerawutan lalu lintas, dan keramaian kotanya, berarti dalam karangan itu tidak ada yang baru. Akan tetapi, ketika seorang penulis melukiskan keadaan kota Jakarta dengan mengaitkannya dengan suasana hati tokoh ceritanya, maka penggambaran itu menjadi begitu menarik. Perhatikan contoh berikut ”Lampu-lampu yang berkilau terasa menusuk-nusuk matanya, sedangkan kebisingan kota menyayat-nyayat hatinya. Samar-samar dia sadari bahwa dia telah kehilangan adiknya Paijo tercinta. Pak Pong yang malang menatap kota dengan dendam di dalam hati. Jakarta, kesibukannya, Bina Graha, gedung-gedung itu….” Sumber “Jakarta”, Totilawati Tj. Perhatikan pula cuplikan berikut! Lelaki berkacamata itu membuka kancing baju kemejanya bagian atas. Ia kelihatan gelisah, berkeringat, meski ia sedang berada di dalam ruangan yang berpendingin. Akan tetapi, ketika seorang perempuan cantik muncul dari balik koridor menuju tempat lelaki berkacamata itu menunggu, wajahnya berubah menjadi berseri-seri. Seakan lelaki itu begitu pandai menyimpan kegelisahannya. “Sudah lama?” tanya perempuan cantik itu sambil melempar senyum. “Baru setengah jam,” jawabnya setengah bergurau. Gerak-gerik tokoh, identitasnya berkacamata, serta situasi kejiwaannya jelas tergambar dalam cuplikan di atas. Karakter tokoh benar-benar hidup sesuai dengan kondisi dan keadaan cerita yang dialaminya. Penulis mewakilkan situasi kejiwaan tokoh yang gelisah melalui kata-kata membuka kancing baju kemejanya, berkeringat, berubah menjadi berseri-seri. Tugas 1 Buatlah sebuah cerita pendek berdasarkan pengalaman hidup yang kamu alami sendiri ataupun pengalaman orang lain. Tentukanlah topiknya yang menarik dan dianggap khas atau langka. Catatlah kata-kata kunci yang berkaitan dengan topik, lalu susunlah menjadi kerangka cerpen secara krologis. Kembangkanlah kerangka itu menjadi cerpen yang utuh dengan menggunakan kekuataan emosi. Lakukanlah silang baca dengan teman sebangku untuk saling memberikan koreksi berkaitan dengan pilihan kata, ejaan, dan tanda bacanya. Contoh Jawaban Setiap jawaban ini tidak mengikat. Artinya, peserta didik dibenarkan dengan jawaban berbeda selama substansinya benar. 1. Pada jawaban ini, peserta didik membuat cerita pendek berdasarkan pengalaman pribadi. Misalnya pengalaman mendapatkan penghargaan, membantu orang lain, belajar bersama teman-teman, berwisata, dan sebagainya. 2. Menentukan topik atau tema yang menarik. 3. Menentukan kata-kata kunci yang akan menjadi kerangka dalam cerpen yang dibuat. 4. Mengembangkan kerangka cerpen yang bermula dari kata-kata kunci menjadi cerpen utuh. Untuk mengembangkan tulisan tersebut, gunakanlah perasaan dan pikiran secara fokus. 5. Melakukan silang baca dengan temanmu. Kemudian beri komentar atau koreksi berdasarkan pilihan kata, ejaan, dan tanda baca. PROSES PEMBELAJARAN KEGIATAN 2 Menyunting Teks Cerita Pendek dengan Memperhatikan Unsur-Unsur Menulis karangan, baik itu berupa cerita ataupun jenis karangan yang lain jarang yang bisa sekali jadi. Akan ada saja kesalahan atau kekeliruan yang harus diperbaiki. Mungkin hal itu berkaitan dengan isi tulisan, sistematikanya, keefektifan kalimat, kebakuan kata, ataupun ejaantanda bacanya. Oleh karena itu, peninjauan ulang atau langkah penyuntingan atas karangan yang telah kita buat, merupakan sesuatu yang penting dilakukan. Berikut beberapa persoalan yang perlu diperhatikan berkenaan dengan penyempurnaan karangan. 1. Apakah ide yang dikemukakan dalam karangan itu sudah tepat atau tidak, dan sudah padu atau belum? 2. Apakah sistematika penulisannya sudah benar atau perlu perbaikan? Uraian yang bolak-balik dan banyaknya pengulangan tentu akan menjadikan karangan itu tidak menarik. 3. Apakah karangan itu bertele-tele atau terlalu sederhana? Karangan yang bertele-tele, haruslah disederhanakan. Namun, sebaliknya apabila karangan itu terlalu sederhana, perlulah dikembangkan lagi. 4. Apakah penggunaan bahasanya cukup baik atau tidak? Perhatikan keefektifan kalimat dan kejelasan makna kata-katanya. Buku ejaan, tata bahasa, dan kamus, perlu dijadikan pendamping. Buku- buku tersebut dapat dijadikan rujukan, terutama ketika ingin memastikan kebenaran atau ketepatan penggunaan bahasa. Tugas 1. Marilah berlatih menyunting penggalan cerita berikut Perhatikanlah isi, struktur, dan aspek kebahasaan dari cuplikan cerita berikut Dengan berdiskusi, perbaikilah beberapa kesalahan yang ada di dalamnya berdasarkan petunjuk-petunjuk berikut. Ada kata yang harus dimiringkan penulisannya karena kata itu masih berupa kata asing. Tunjukkanlah kata itu dan perbaikilah. Ada kalimat yang salah di dalam penggunaan tanda baca akhirnya. Tunjukkan kalimat yang dimaksud dan perbaikilah. Ada kalimat yang tidak efektif karena tidak mengandung subjek. Tunjukkan kalimat yang dimaksud dan perbaikilah. Ada tanda koma yang harus dibubuhkan setelah kata seru. Tunjukkanlah kata seru yang dimaksud dan perbaikilah. Ada penulisan nama orang yang salah ejaannya. Tunjukkanlah nama itu dan perbaikilah. Bacakanlah hasil-hasil perbaikan kelompokmu terhadap cuplikan novel tersebut untuk mendapatkan tanggapan dari kelompok lain. “Lelaki tua itu selalu suka mengenakan lencana merah putih yang disematkan di bajunya. Di mana saja berada, lencana merah putih selalu menghiasi penampilannya. Ia memang seorang pejuang yang pernah berperang bersama para pahlawan di masa penjajahan sebelum bangsa dan negara ini merdeka. Kini semua teman seperjuangannya telah tiada. Sering ia bersyukur karena mendapat karunia umur panjang. Ia bisa menyaksikan rakyat hidup dalam kedamaian. Tak lagi dijajah oleh bangsa lain. Tidak lagi berperang gerilya keluar masuk hutan. Tapi ia juga sering meratap-ratap setiap kali membaca koran yang memberitakan keadaan negara ini semakin miskin akibat korupsi yang telah dianggap wajar bagi semua pengelola negara. Banyak kekayaan negara juga dikuras habis-habisan oleh perusahaan- perusahaan asing yang berkolaborasi dengan elite politik. Kini, semua elite politik hidup dalam kemewahan, persis seperti para pengkhianat bangsa sebelum negara ini merdeka. Dulu, pada masa penjajahan, para pengkhianat bangsa menjadi mata-mata Kompeni. Mereka tega mengorbankan anak bangsa sendiri demi keuntungan pribadi. Mereka mendapat berbagai fasilitas mewah. Seperti rumah, mobil dan juga perempuan-perempuan cantik. Ia tiba-tiba teringat pengalamannya membantai sejumlah pengkhianat bangsa di masa penjajahan. Saat itu ia ditugaskan oleh Jenderal Sudirman untuk membersihkan negara ini dari pengkhianat bangsa yang telah tega mengorbankan siapa saja demi keuntungan pribadi. ”Para pengkhianat bangsa adalah musuh yang lebih berbahaya dibanding Kompeni. Mereka tak pantas hidup di negara sendiri. Kita harus menumpasnya sampai habis. Mereka tak mungkin bisa diajak berjuang karena sudah nyata-nyata berkhianat,” Jenderal Sudirman berbisik di telinganya ketika ia ikut bergerilya di tengah hutan. Ia kemudian bergerilya ke kota-kota menumpas kaum pengkhianat bangsa. Ia berjuang sendirian menumpas kaum pengkhianat menyamar sebagai penjual tape singkong dan air perasan tape singkong yang bisa diminum sebagai pengganti arak atau tuak,ia mendatangi rumah-rumah kaum pengkhianat bangsa. Banyak pengkhianat bangsa yang gemar membeli air perasan tape singkong. Dasar kaum pengkhianat, senangnya hanya mengumbar nafsu saja. Ia begitu dendam kepada kaum penkhianat bangsa. Mereka harus ditumpas habis dengan cara apa saja. Dan ia memilih cara paling mudah tapi sangat ampuh untuk menumpas kaum pengkhianat bangsa. Air perasan tape singkong sengaja dibubuhi racun yang diperoleh dari seorang sahabatnya berkebangsaan Tionghoa yang sangat mendukung perjuangan kemerdekaan Indonesia. Entah terbuat dari bahan apa, racun itu sangat berbahaya. Jika dicampur dengan air perasan tape singkong, lalu diminum, maka dalam waktu dua jam setelah meminumnya, maka si peminum akan tertidur untuk selamanya. Tak ada yang tahu, betapa kaum pengkhianat bangsa tewas satu persatu setelah menenggak air perasan tape singkong yang telah dicampur dengan racun. Dokter-dokter yang menolong mereka menduga mereka mati akibat serangan jantung. Dukun-dukun yang mencoba menolong mereka menduga mereka mati akibat terkena santet. Pemuka-pemuka agama yang mencoba menolong mereka menduga mereka mati akibat kutukan Tuhan karena mereka telah banyak berbuat dosa. Cerpen “Pejuang” oleh Maria Maghdalena Bhoernomo dengan beberapa perubahan Marilah berlatih menulis cerita pendek dengan mengembangkan tema yang menurutmu menarik dan bermanfaat bagi pembaca Pilihlah tema yang berhubungan dengan kehidupanmu sehari-hari. Lakukan silang baca untuk saling mengoreksi pengembangan cerita yang telah kamu buat pada bab sebelumnya. Mintalah temanmu untuk memperbaiki karanganmu itu, berdasarkan unsur- unsur pembangun. Gunakanlah model rubrik berikut untuk kegiatan tersebut. Kamu dapat mengerjakannya pada buku kerjamu.

cerpen berdasarkan pengalaman orang lain